Di MotoGP Teruel 2020 akhir pekan ini, Franco Morbidelli sangat waspada rider-rider Suzuki. Dia takut sekali menyaksikan tindakan mereka di circuit Aragon sebelumnya!

MotoGP Teruel 2020, sebagai seri kesebelas dalam ajang MotoGP 2020, akan kembali lagi dipentaskan di circuit Aragon seperti seri MotoGP Aragon 2020 di akhir pekan kemarin.

Waktu itu rider-rider Suzuki memang berhasil unjuk kebolehan. 2 ridernya bahkan juga naik tribune

dengan Alex Rins menjadi juara serta Joan Mir di urutan ke-3. Kedua-duanya mengapit pembalap Repsol Honda Alex Marquez.

Dalam pergerakan bagus rider-rider Suzuki itu, ada beberapa pembalap yang terkena diasapi di Aragon. Morbidelli diantaranya.

Pernah ada di baris depan, dia disalip Rins yang pancal gas dari status start kesepuluh. Kemudian, gantian Joan Mir yang sukses melalui Franco Morbidelli.

Dibanding pesaingnya motor Suzuki seringkali baru dapat menunjukkan tindakan di paruh ke-2 balapan.

Dalam kata lain, jarang-jarang sekali langsung dapat gas pol pada awal. Karena itu apakah yang berlangsung di Aragon akhir pekan lalu membuat Franco Morbidelli takut.

Dia terlihat waspada trend sama dalam MotoGP Teruel 2020 diakhir pekan

“Saya menyaksikan Suzuki pada keadaan sangat bagus di balapan ini. Saat Anda menyaksikan mereka

dalam ‘mode’ seperti itu langsung pada awal race, Anda harus takut,” tuturnya seperti dikutip Autosport.

“Saya juga takut karena menyangka Suzuki akan mendesak, tetapi tidak sedini itu dalam balapan.

Jika tidak salah Rins mendahuluiku di lap ke-3 . Saya berkesan dengan hal tersebut.”

“Yang bisa Anda saksikan waktu ada di belakang meereka ialah jika mereka punyai grip mengagumkan dan mengagumkan waktu keluar dari kelokan,

serta mereka meluncur di tingkat yang lain,” papar Franco Morbidelli masalah tindakan rider-rider Suzuki di Aragon.

Jorge Lorenzo nampaknya tidak akan jadi alternatif Valentino Rossi dalam 2 race di Aragon, termasuk juga

di akhir minggu ini. Demikian tanda-tandanya bila mengacu di pernyaatan dari Manager Team Yamaha Massimo Meregalli.
Sesudah Valentino Rossi dipastikan positif COVID-19 hingga tidak dapat membalap di MotoGP Aragon

di akhir minggu ini, nama Lorenzo disebut untuk calon kuat alternatif The Doctor. Ditambah lagi minggu kedepan telah ada lagi seri di Aragon di MotoGP Teruel 2020.

“Tempo hari kami terima surprise kurang baik yang tidak kami harap-harapkan.

Dia telah berupaya jaga diri, tetapi sayang terus terkena,” kata Meregalli seperti dikutip Autosport, saat diberi pertanyaan tentang analisis pada Valentino Rossi.

“Sekarang kami doakan dia kembali lagi selekasnya. Dia hanya merasai sedikit tanda-tandanya.

Pastinya kami mengharap dia dapat kembali lagi di Valencia, (tetapi) kami berpikir dia tidak akan kembali lagi untuk Aragon 2.”

“Sekarang ini kami belum lakukan dialog untuk menggantinya di sini, tetapi sebenarnya saya berpikir kami tidak akan melakukan,” paparnya, tentang tanda-tanda Yamaha tidak akan turunkan pembalap alternatif di Aragon minggu ini.

Massimo Meregalli bicara selanjutnya tentang Jorge Lorenzo

ke Sky Sports Italy dengan katakan, “Sekarang kami punyai 10 hari untuk menilai seorang pembalap alternatif untuk Aragon 2, tetapi sekarang ini kami belum bicara ke siapa saja.”

“Saya tidak akan mencoret Lorenzo, tetapi saya berpikir sesudah test di Portimao

lalu jelas jika dia masih perlu waktu sedikit semakin banyak di atas motor. Bila Valentino tidak dapat kembali lagi di Valencia, dia (Lorenzo) tentunya akan diperhitungkan.”

“Di Sepang di Februari lalu, Lorenzo mengemudi bersama-sama kami sepanjang 1 1/2 hari

serta kemudian dia belum juga melakukan (sampai minggu lalu),” katanya tentang peluang Jorge Lorenzo gantikan Valentino Rossi.

Agenda MotoGP Aragon bisa disaksikan di sini. Serunya balapan ke-10 di MotoGP 2020 dapat dilihat live di Trans7.
Di Ciudad del Motor de Aragon, Alcaniz, Minggu (18/10/2020) jam 19.00 WIB, balapan MotoGP Aragon berjalan. Rangkaiannya telah diawali semenjak Jumat (15/10), diawali pada session free practice.

Dalam 9 seri awalnya, ada 7 pembalap tidak sama yang sukses jadi juara. Fabio Quartararo (3 kali), Brad Binder, Andrea Dovizioso, Miguel Oliveira, Maverick Vinales, Franco Morbidelli, serta Danilo Petrucci jejeran pembalap yang telah merampas 1 seri di MotoGP 2020.

Trans7 menyiarkan langsung beradu cepat kuda besi di Aragon itu.

Dalam 4 musim paling akhir, Marc Marquez yang memimpin balapan di MotoGP Aragon. Baby Alien jadi juara semenjak 2016 sampai 2019.

Marquez perlu mangkir di balapan akhir minggu kelak. Dengan bukti telah ada 7 pembalap tidak sama memenangkan beberapa seri MotoGP musim ini, akan apa ada juara baru kembali di Aragon di akhir minggu ini?

Agenda MotoGP Aragon Live Trans7

Jumat (16/10)

Free Practice I – Jam 14.55-15.40 WIB
Free Practice II — Jam 19.10-19.55 WIB

Sabtu (17/10)

Free Practice III – Jam 14.55-15.40 WIB

Kwalifikasi I – Jam 19.10-19.25 WIB
Kwalifikasi II – Jam 19.35-19.55 WIB

Minggu (18/10)

Race – Jam 19.00 WIB
Live Trans7 serta detikSport

Alex Marquez tuju MotoGP Aragon bermodal hasil positif di MotoGP Prancis. Pembalap Repsol Honda itu mengharap kembali lagi melalui akhir minggu bagus di MotoGP Aragon.
Di MotoGP Prancis minggu kemarin, Alex akhiri penantian tribune pertama kalinya di kelas premier. Pembalap rookie di MotoGP 2020 itu finish ke-2 di balapan basah di Circuit Le Mans Bugatti.

Alex merampas urutan ke-2 melalui satu balapan yang fenomenal. Adik Marc Marquez itu mengawali balapan dari status ke-18 serta melalui satu demi satu pembalap di depannya untuk finish runner-up.

Balapan MotoGP 2020 akan bersambung ke MotoGP Aragon akhir minggu ini, Minggu (18/10/2020). Alex mengharap dapat jaga momen selesai bisa hasil positif di Le Mans.

“Beberapa waktu yang cantik nikmati hati sesudah Le Mans, saya pengin mengucapkan terima kasih lagi ke seluruh orang yang telah memberikan dukungan saya atau mengirimi saya pesan sesudah balapan. Tetapi saat ini saatnya mengeset ulangi serta kembali lagi kerja untuk Aragon,” tutur Alex Marquez seperti dikutip Crash.

“Kwalifikasi ialah tempat yang sangat harus kami benahi sebab kami telah memperlihatkan jika kecepatan balapan kami umumnya tidak demikian buruk serta kami semakin bersaing di tiap balapan.”

“Kita saksikan saja kelak cuacanya, Aragon pada pagi hari dapat benar-benar dingin jadi kami harus memperhatikan ini. Mudah-mudahan akhir minggu yang baik,” kata Alex Marquez.

Selesai finish ke-2 di MotoGP Prancis, Alex kumpulkan 47 point serta tempati status ke-14 klassemen pembalap.

 

Maverick Vinales menuai hasil yang inkonsisten di MotoGP 2020. Itu tidak membuat semangatnya memburu gelar juara dunia meredup.
Vinales mengawali MotoGP 2020 dengan hasil lumayan oke, finish untuk runner-up di MotoGP Spanyol serta Andalusia. Tetapi selanjutnya performnya turun.

Pembalap Monster Energy Yamaha itu cuman finish di posisi 14 serta 10 di Republik Ceko serta Austria, lalu tidak berhasil finish di Styria. Merampas pole di San Marino tidak lumayan buat mengantarnya mencetak kemenangan, bukannya cuman finish ke enam.

Pembalap asal Spanyol itu lalu bangun dengan kemenangan di MotoGP Emilia Romagna. Momen justru hilang lagi sesudah cuman finish di status 9 serta 10 di MotoGP Catalunya serta Prancis.

Turun-naik sejauh musim ini, Vinales ada di posisi ke-4 kejuaraan dunia dengan 96 point. Dia cuman 19 point dari Fabio Quartararo yang pimpin, dengan Joan Mir (105) serta Andrea Dovizioso (97) beruntun di status 2-3.

Vinales juga lihat kesempatan untuk merampas gelar juara dunia MotoGP masih terbuka

meskipun hasil-hasilnya tidak begitu oke. Dia membidik penebusan di 4 seri selanjutnya, 2 di circuit Aragon serta 2 yang lain di Valencia.

“Ini ialah kejuaraan di mana Anda tidak sempat bisa menyerah. Saat ini ada trek-lintasan yang sangatlah baik mendekati, Aragon serta Valencia,

2 trek favorite saya di kalender balapan, jadi Anda harus kesana dengan semua ketertarikan serta motivasi,” katanya diambil Autosport.

“Sebenarnya, saya pulang dari balapan ini (MotoGP Prancis) dengan kecondongan positif. Selanjutnya kami hanya harus lebih bagus di kwalifikasi,

saya tidak dapat lakukan 1 perputaran cepat, tetapi sejauh minggu kami punyai pergerakan kuat.”

“Jadi di Aragon, kami akan berusaha untuk tidak tidak berhasil, tampil kuat di situ, serta memberi desakan ke beberapa pesaing,” tambah Vinales.

Alex Marquez serta Stefan Bradl dari Repsol Honda belum juga bisa memperlihatkan hasil terbaik di MotoGP 2020. Marc Marquez juga memberi komentar masalah itu. Apa tuturnya?
Team Repsol Honda jalani waktu yang susah di MotoGP 2020. Marquez sebagai pembalap jagonya dibekap luka lengan semenjak race pertama di MotoGP Spanyol serta mangkir di tujuh balapan seterusnya.

Tempat Marquez di Honda selanjutnya diganti oleh Bradl. Tetapi, pembalap asal Jerman itu lebih banyak bergelut di papan bawah serta benar-benar belum meraih point sampai seri MotoGP Catalunya.

Hasil kurang memberi kepuasan dirasakan adik Marquez, Alex. Rookie MotoGP 2020 itu belum pernah mencicip tribune serta baru meraih 27 point dalam delapan balapan.

Belum maksimumnya Alex serta Bradl berefek pada tempat team Repsol Honda di klasemen sesaat konstruktor MotoGP 2020. Team juara bertahan itu tersuruk di posisi ke-5 dengan 72 point, atau cuman satu tingkat dari Aprilia yang mendekam di tempat buncit.

Perolehan jelek Repsol Honda itu juga ikut mendapatkan respon dari Marc Marquez

Dalam pandangannya, tidak gampang kembalikan pabrikasi asal Jepang itu ke persaingan juara ditengah-tengah keadaan susah seperti saat ini.

“Ini keadaan yang susah. Tentunya saya berasa utama di sana serta saya percaya kami dapat meraih banyak hasil bagus,” kata Marquez, diambil dari Speedweek.

“Saya tersisih sesudah balapan pertama serta dengan rookie serta pembalap alternatif, tidak gampang untuk jaga arah. Tetapi saat ini kelihatannya telah lebih baik, prosedurnya benar-benar menjanjikan,” tambahnya.

“Honda mempunyai taktik prima semasa sepuluh tahun paling akhir serta itu memperlihatkan bukti jika lebih banyak gelar dimenangi di situ daripada pabrikasi yang lain. Tiap pabrikasi berusaha semasa setahun, kadang memang demikian ada,”.

“Kami mengharap bisa melakukan perbaikan keadaan lagi, sebab saya berasa jadi sisi dari Honda. Saya pikirkan ini sisi dari tanggung jawab saya bikin ada di situ serta bawa Honda kembali pada pucuk,” demikian kata Marc Marquez masalah situasi Repsol Honda di MotoGP 2020.

 

Pembalap bLU cRU Yamaha, Galang Hendra, merasai balapan di trek basah di seri ke-7 tempat World Supersport 600 2020.

Ia mengatakan untuk pengalaman bernilai.
Balapan Pirelli French Round berjalan 2-4 Oktober 2020.

Galang Hendra tidak berhasil finish pada race pertama, lantas dapat meraih tempat ke-13 di race ke-2.

Pembalap asal Yogyakarta itu juga duduk di tempat ke-22 klassemen pembalap tempat WorldSSP 600 tahun ini dengan perolehan 12 point.

Selama ini, perolehan paling baik Galang Hendra dengan tempati tempat ke-12 di race pertama serta race ke-2 balapan di Aragon.

Balapan di trek basah jadi pengalaman baru untuk Hendra. Oleh karenanya, ia mengucapkan syukur dapat mengakhiri lomba.

“Alhamdulillah pada race kedua saya dapat mengakhiri balapan sampai finis ke-13.

Pengalaman race kesempatan ini benar-benar bernilai, saya harus dapat mengatur motor 600cc pada keadaan hujan ini hal yang tidak mudah.

Tetapi saya cuman memikir bagaimana harus mengakhiri perlombaan untuk mendapatkan point,” kata Galang Hendra dalam launching yang diterima detikSport.

“Terima kasih untuk team yang telah kerja keras dan ke sponsor dan fans yang tetap memberikan dukungan saya.

Saya akan lakukan yang paling baik untuk seri paling akhir kelak,” sebut ia lagi.

WorldSSP 2020 akan mainkan satu seri lagi. Balapan terakhir yang akan ditempuh Galang Hendra itu akan berjalan di Estoril, Portugal pada 16-18 Oktober.

Franco Morbidelli menunggu duel-duel menantang tutornya sendiri, Valentino Rossi di Petronas SRT di tahun depan. Morbidelli berkemauan menaklukkan Rossi.
Morbidelli serta Rossi bisa menjadi rekanan segrup di 2021. The Doctor dinyatakan akan masuk team satelit Yamaha itu selesai meneken kontrak berdurasi satu tahun.

Morbidelli sendiri ialah pembalap lulusan akademi balap Rossi pertama yang memenangkan kejuaraan dunia sesudah merampas gelar Moto2 di 2017. Italiano berumur 25 tahun itu selanjutnya promo kelas MotoGP satu tahun selanjutnya dengan masuk Marc VDS sebelum pindah ke Petronas SRT satu tahun kemarin.

Musim ke-2 Morbidelli bersama Petronas SRT berjalan cemerlang selesai 2x naik tribune termasuk juga waktu memenangkan seri San Marino

Morbidelli menyongsong hangat pertempuran langsung dengan tutornya itu pada musim depan.

“Saya menunggu bertanding dengan ia,” papar Morbidelli ke Motorsport. “Serta berikut apakah yang tetap kunantikan dan saat ini. Tujuanku, saat saya bertanding dengan Vale di atas trek, rasa-rasanya tidak sama.

“Tetap berasa membahagiakan sebab saya tetap melakukan dengan senyum di mukaku, serta satu hal yang cukup tidak sama untuk dilaksanakan,” sambung pembalap berdarah Brasil itu.

“Anda tidak pernah merasakannya saat bertanding dengan seorang di trek, khususnya di trek MotoGP dengan tersenyum. Tetapi saya cukup seringkali tersenyum saat saya menantang Vale. Jadi saya benar-benar menunggu beberapa momen itu serta kuharap akan ada lebih banyak peristiwa itu pada musim ini dan musim depan.”

“Saya tidak menunggu untuk memperlihatkan ke ia apakah yang telah kupelajari sebab saya tidak pikirkannya. Saya hanya pikirkan mengenai menaklukkan ia. Dan itu yang ingin kulakukan. memperlihatkan ke ia jika ia telah membuat pilihan yang pas saat saya masih bocah yang balapan di Superstock,” cetus Morbidelli mengenai Valentino Rossi.

Circuit Brno pada 9 Agustus lantas jadi saksi bisu tindakan gas pol Valentino Rossi. Dari start ke-10,

The Doctor sukses finish ke-5 di MotoGP Republik Ceko 2020!

Tindakan Rossi di seri ke-3 MotoGP 2020 ini jelas tidak dapat dilihat mata sebelah.

Ditambah dengan umur yang sekarang telah 41 tahun, pembalap kawakan itu sukses mengasapi beberapa junior-juniornya di tempat grand prix.

 

 

Selesai race, Valentino Rossi punyai sedikit penyesalan. Bila dapat finish ke-5 dari tempat start ke-10,

bukan tidak kemungkinan tribune dapat dikejar apabila dia tempati tempat start lebih bagus.

 

Line-up pembalap di MotoGP 2021 hampir lengkap sesudah Francesco Bagnaia dinyatakan akan gabung Ducati. Tetapi, masih ada beberapa bangku pembalap yang lowong.
Ducati jadi team pabrikasi paling akhir yang memverifikasi pembalap-pebalapnnya untuk musim depan. Team yang berbasiskan di Borgo Panigale itu akan menduetkan Bagnaia dengan Jack Miller.

Dengan begitu, karena itu Johann Zarco yang sebelumnya jadi lawan Bagnaia untuk promo ke Ducati, akan pindah ke Pramac. Pembalap Prancis itu dinyatakan akan berpasangan dengan kompetitor titel juara dunia Moto2 Jorge Martin pada musim depan.

Team satelit Yamaha, Petronas SRT, belakangan ini memverifikasi Valentino Rossi untuk tandem Franco Morbidelli. Juara dunia 9x itu gantikan Fabio Quartararo yang telah jauh hari tanda tangan kontrak di team pabrikasi Yamaha.

Sebenarnya masih ada dua bangku yang lowong di LCR Honda serta Aprilia. LCR masih cari mitra Alex Marquez, sekalinya menurut pertaruhan yang tersebar mereka dipercaya akan menjaga Takaaki Nakagami.

Tetapi, pertanyaan menyelimutinya Aprilia. Sesudah amankan layanan Aleix Espargaro, team Italia itu dikaitkan dengan Andrea Dovizioso serta Cal Crutchlow. Sesudah berpisah dengan Ducati, Dovizioso akui belum mempunyai Gagasan B, serta tidak tutup peluang untuk istirahat dari MotoGP.

Line-up sesaat Pembalap MotoGP 2021

Repsol Honda:
Marc Marquez
Pol Espargaro

Monster Energy Yamaha:
Maverick Vinales
Fabio Quartararo

Ducati:
Jack Miller
Francesco Bagnaia

Suzuki:
Alex Rins
Joan Mir

KTM:
Miguel Oliveira
Brad Binder

Aprilia Gresini:
Aleix Espargaro

Petronas SRT
Franco Morbidelli
Valentino Rossi

Tech3 KTM:
Danilo Petrucci
Iker Lecuona

LCR Honda:
Alex Marquez

Pramac Ducati:
Johann Zarco
Jorge Martin

Avintia Racing
Tito Rabat
Enea Bastianini (segera dipublikasikan)

Juara dunia MotoGP Marc Marquez pernah bertanya-tanya dengan performa Fabio Quartararo. Karena pembalap Petronas Yamaha SRT itu pernah meredup di beberapa seri.
Quartararo memulai musim ini dengan benar-benar memberikan keyakinan. Pembalap 21 tahun itu memenangkan dua seri pertama di Spanyol serta Andalusia.

Dua kemenangan itu langsung membuat dijagokan di persaingan titel juara dunia. Tetapi selanjutnya Quartararo hanya menuai 20 point di empat seri selanjutnya, dari MotoGP Republik Ceko sampai San Marino.

Hasil lebih baik baru diambil Quartararo di MotoGP Emilia Romagna, saat finish ke-4. Tetapi beberapa hasil itu buat Marquez gatal serta memberi komentar.

Pembalap Repsol Honda yang telah mangkir semenjak seri ke-2 itu akui bingung dengan pengurangan Quartararo sesudah memenangkan dua balapan pertama. Menariknya, kemudian Quartararo justru sukses memenangkan MotoGP Catalunya.

Quartararo juga diberi pertanyaani apa pengakuan Marquez membuat panas serta ingin menunjukkan lebih.

“Saya bicara dengan Marc pada Kamis lantas saat ia di sini. Tetapi tidak, walau ia tidak menjelaskan tanggapan itu, saya akan mengeluarkan usaha yang serupa,” tutur Quartararo ke Motorsport.

“Tetapi tidak, ia betul sebab saya sendiri menginginkan lebih dari diri saya untuk sedikit lebih baik. Jadi saya pikir ia betul.”

“Jadi tidak ada apa-apa berkaitan tanggapan inim tetapi bagusnya ialah kami kembali pada tribune serta rasa-rasanya membahagiakan,” paparnya.

Karena kemenangan di Catalunya, Quartararo kembali lagi pimpin klasemen pembalap dengan 108 point. Dia delapan point di muka pembalap Suzuki Joan Mir.

Simak juga: Hat-trick Joan Mir serta Double Tribune Suzuki di MotoGP Catalunya 2020