Erling Haaland sedang melalui profesi ke arah pemain sepak bola hebat. Ayah Haaland, Alf-Inge, memberikan indikasi jika putranya tidak semakin lama di Borussia Dortmund.
Haaland jadi salah satunya pemain sepak bola paling spektakuler dalam satu tahun terakhir. Striker muda Norwegia itu berhasil menjebloskan 28 gol dalam 22 laga RB Salzburg di paruh pertama musim 2019/20.

Akhirnya, Haaland kebanjiran pecinta seperti Real Madrid, Liverpool dan Manchester United sebelumnya terakhir terima penawaran tergabung Dortmund. Bersama Die Borussen, Haaland lagi tunjukkan ketajaman dan sampai sekarang telah cetak 33 gol dalam keseluruhan 32 performa.

Walau kontraknya akan habis pada 2024, Erling Haaland lagi disambungkan dengan kepindahnya dari Sinyal Iduna Park. Alf-inge Haaland satu kali lagi buka kesempatan putranya akan coba rintangan baru di club lain.

Baca juga : Pelatih Leipzig: Mudah-mudahan Bertemu Madrid atau Juventus di 16 Besar

“Ia benar-benar berbahagia di Borussia Dortmund saat ini, tetapi Erling itu mencintai rintangan dan Anda tidak pernah tahu masalah hari esok di sepakbola. Kita saksikan saja…” kata Alf-inge ke Tuttosport.

Kecuali tiga club yang telah disebutkan, Haaland ternyata sempat bicara dengan raksasa Italia Juventus. “Ya, benar-benar betul,” lanjut pria yang pernah merumpt untuk Leeds United dan Manchester City itu.

“Itu dahulu sebuah pengalaman yang paling cantik. Kami pergi melihat laga Juventus-Inter dan saya benar-benar berkesan dengan atmosfer di Juventus Fase,” tambah Alf-Inge.

Sesudah tidak berhasil memenangkan tiga laga liga terakhir kalinya, Erling Haaland akan menolong usaha bangun Dortmund waktu melayani Stuttgart.

Baca juga : LeBron James Jadi Olahragawan Terhebat 2020 Versus Majalah Time

Bayern Munich sukses memenangkan Piala Super Eropa 2020. Hansi Flick juga pertajam catatan rekor trofinya bersama Die Roten.
Pada pertandingan Piala Super Eropa 2020 di Puskas Ajang, Hongaria, Jumat (25/9/2020) pagi hari WIB, Sevilla yang menjadi musuh Bayern unggul lebih dulu pada menit ke-13 melalui penalti Lucas Ocampos.

Tetapi, Bayern bangun serta membalas pada menit ke-34 karena gol Leon Goretzka. Pada set ke-2, 2x Bayern cetak gol yang semua dibatalkan VAR.

Sesudah sama 1-1 semasa 90 menit, Bayern serta Sevilla harus lanjut ke extra time. Team Bavaria itu selanjutnya jadi juara selesai Javi Martinez menjebol gawang Sevilla pada menit ke-105 melalui tandukannya.

Bayern menang 2-1 yang meningkatkan koleksi trofinya selama setahun ini jadi empat, selesai mendapatkan treble winners musim kemarin. Piala yang menegaskan kedahsyatan Flick untuk juru strategi Bayern.

 

 

Semenjak gantikan Niko Kovac November lantas, Flick telah mengumpullkan empat piala, walau baru mengatasi team sekitar 38 laga! Bila dirata-rata karena itu Flick mendapatkan satu piala per 9,5 laga atau tidaklah sampai 10 pertandingan. Edan benar kan?

Nah, rekor itu dapat dipoles lagi oleh bekas asisten Joachim Loew di Tim nasional Jerman itu, waktu Bayern tampil di Piala Super Jerman 1 Oktober kelak hadapi Borussia Dortmund.

Bila Flick sukses bawa Bayern juara karena itu rataan datanya semakin ciamik, satu piala per 8 pertandingan atau lima piala dari keseluruhan 40 pertandingan. Dapatkah Hansi Flick melakukan? Kita nantikan saja.